Depdiknas 2008 — Panduan Pengembangan Bahan Ajar Jakarta Depdiknas
: Providing materials that meet the demands of the curriculum while considering student characteristics and social settings.
Definisi ini menekankan bahwa bahan ajar tidak hanya terbatas pada buku teks atau lembar kerja siswa (LKS). Lebih dari itu, bahan ajar meliputi: : Providing materials that meet the demands of
Panduan pengembangan bahan ajar yang dikeluarkan oleh Depdiknas pada tahun 2008 memiliki beberapa prinsip-prinsip dasar, yaitu: Bahan ini dapat berwujud tertulis (cetak) maupun tidak
Berdasarkan dokumen Depdiknas (2008), bahan ajar didefinisikan sebagai yang digunakan untuk membantu pendidik dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan ini dapat berwujud tertulis (cetak) maupun tidak tertulis (non-cetak). Mengapa Pendidik Harus Mengembangkan Bahan Ajar Sendiri? Mengapa Pengembangan Bahan Ajar Penting
Bahan ajar dirancang khusus untuk memfasilitasi siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran, kompetensi dasar (KD), dan standar kompetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum. Mengapa Pengembangan Bahan Ajar Penting?
: Offering students alternative learning sources beyond standard textbooks, which may be difficult to obtain. Teacher Support





